oleh

LMA dan Pemuda Fakfak Unjuk Rasa Dukung Pelaksanaan Otsus Papua Berkelanjutan

FAKFAK, kabarfakfak.net – Lembaga Masyarakat Adat (LMA) dan Pemuda Fakfak berjumlah 20 orang lebih, Rabu (20/10/2021) sore turun ke jalan melakukan orasi mendukung sepenuhnya pelaksanaan Otonomi Khusus (Otsus) Papua Berkelanjutan.

Unjuk rasa dilakukan di pertigaan traffic light Thumburuni dan Taman Satu Tungku Tiga Batu. Selain orasi, juga membagi-bagi selebaran kertas kepada pengendara dan penumpang yang melintas di daerah itu. Selebaran kertas itu bertuliskan “Seruan dukung program Otsus berkelanjutan”.

Arifandi Tofi dan kawan-kawannya bergantian berorasi mengajak seluruh masyarakat di Tanah Papua khususnya Mbaham Matta Kabupaten Fakfak mendukung Otsus Papua Berkelanjutan.

Menurut Arifandi, Otsus sudah 20 tahun berlangsung di Tanah Papua memberikan manfaat positif dari segi pembangunan maupun pemekaran daerah, yang dimulai dari kampung, distrik, kabupaten/kota dan provinsi.

“Bukti kongrit dari pemberlakuan Papua dan Papua Barat sebagai daerah Otsus kini sudah dirasakan, mulai dari kepala kampung hingga gubernur adalah orang asli papua, pendidikan gratis, kesehatan gratis, serta pembangunan infrastruktur yang lebi memadai,”ujarnya.

Dengan adanya Otsus, sambung dia, masyarakat Papua mulai bangkit sejajar dengan bangsa maupun daerah lainnya tanpa menghilangkan jati diri sebagai orang Papua.

“Otsus itu kita punya, mari kita dukung dan kawal untuk pembangunan Papua, yang makmur dan sejahtera,”pintanya.

Sementara itu, Ketua LMA Kabupaten Fakfak, Falentinus Kabes menegaskan, pihkanya atau LMA Kabupaten Fakfak mendukung penuh Pemberlakuan UU Nomor 2 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Papua.

“Walaupun ada pro dan kontra soal Otsus Papua adalah hal yang wajar dan merupakan dinamika berdemokrasi,”kata Falen Kabes.

Oleh karena itu, LMA Kabupaten Fakfak menyuarakan kepada berbagai elemen di Papua Barat terutama di Kabupaten Fakfak agar menjaga situasi tetap kondusif.

“Jangan mudah terprovokasi untuk membuat aksi-aksi akan menimbulkan gangguan kamtibmas dan yang Instabilitas politik dan keamanan di Tanah Papua,”pinta mantan wartawan Papua Pos ini.

Pantauan media ini, aksi unjuk rasa berakhir di Taman Satu Tungku Tiga Batu dengan menantangani petisi mendukung Otsus berkelanjutan.

Tandatangan petisi ini, selain dari pengurus LMA Kabupaten Fakfak, Pemuda Kabupaten Fakfak dan juga para pengunjung maupun pengendara roda dua maupun empat yang melintas di Taman Satu Tungku Tiga Batu. (monces)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed